From zero to hero

From Zero to HeroBismillahirrohmanirrohiim…

Wahahahaha…. jadi bingung mau menulis tentang apa. Yah maklumlah, walaupun blogger aku hanyalah blogger biasa yang masih jauh pake banget bila dibandingkan dengan blogger-blogger yang lain. Kalau biasanya menulis artikel yang sesuai KW (keyWord) kali ini menulis sesuai pengalaman bro…. Walaupun kelihatannya mudah, ternyata menulis tentang pengalaman pribadi agar bisa interkatif seakan-akan ngomong langsung, ternyata susah banget. Mudah buat dikatakan langusng, namun sulit untuk dikatakan dengan tulisan :)) .

Oh ya sebelumnya perkenalkan nama asliku Abid Muhammad Nur. Kalo sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk) namaku disingkat menjadi Abid Muh Nur. Namun di dunia online aku banyak dikenal dengan nama Cemonggaul. Hiihihihi… terlalu konyol ya namanya “Cemonggaul” :)) . Ya… gapapalah udah terlanjur dulu make nama online seperti itu 😀 . Asli dari Blitar tepatnya di Dukuh Bakulan Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Pekerjaan asli Blogger, namun dulu kalo ditanya orang-orang di kampung bilang kalo kerjanya di depan komputer :)) , dan bahkan sampe sekarang masih sering kalo ditanya pekerjaannya apa tak bilangin kalo masih nganggur 😀 . Dari pada ditanya macem-macem dan bingung jelasinya bagaimana agar mereka bisa paham dengan pekerjaanku :)) .

Alhamdulillah saat ini aku mempunyai sebuah sebuah usaha dalam bidang penulisan artikel dengan beberapa personil tim dan aku beri nama CEMONGGAUL NETWORK. Tim kecil ini bertugas untuk mengerjakan artikel milik blogger lain yang kerepotan untuk mengisi blognya sendiri sambil sedikit demi sedikit tak ajari cara membuat dan merawat blog berdasarkan pengalamanku dan apa yang aku lakukan. Kenapa aku memilih menjadikan mereka tim, bukan karyawan? Karna besar harapanku kalau mereka (tim Cemonggaul Network) bisa mandiri. Bisa menjadi blogger yang sukses pula. Jangan cuma jadi karyawan yang selalu mengikuti perintah dari majikannya (maaf bukannya aku mau menghina profesi karyawan lo ya).

Bisa dibilang usahaku ini berawal dari bener-bener nol. Cuman bermodal keyakinan, usaha dan kemauan keras untuk bisa sukses dari online. Awalnya aku tahu internet itu cuman tempat buat browsing, melihat-lihat gambar yang nggak baik untuk kesehatan mental (yah tau sendiri kan yang aku maksud 😀 ), dan juga untuk chatting. Nggak pernah kebayang sama sekali kalau ternyata internet bisa manjadi ladang penghasilan.

Awal mula ngeblog (sekitar tahun 2009) menggunakan Blogspot (Blogger milik Google). Ceritanya niii… ngeblog pada saat itu cuman berasaskan suatu kesenangan. Biar keren, karna saat itu lagi rame-ramenya para artis membuat blog pribadi dengan menggunakan wordpress. Namun aku lebih memilih blogger karna pada saat itu kebetulan pas nyari tutorial membuat blog ketemunya tutorial membuat blogspot :)) . Ngeblog asal-asalan sampai tahun 2011 dan masih belum kepikiran sama sekali kalau blog bisa dijadikan ladang penghasilan. Hingga pertengahan 2011 nemu sebuah artikel cara memperoleh duit dari blog, kalo nggak salah blognya kang rohman yang saat ini namanya KRTutorplus. Nah berawal dari situlah aku semakin semangat untuk memperdalam ilmu blogging. Hingga apada akhir 2011 bertemu dengan forum Adsense-id.com (yang saat ini sudah berubah menjadi ads.id).

Terus terang sudah banyak sekali ilmu yang aku dapatkan disana. Tiap hari, web pertama yang dibuka pasti adsense-id guna mencari trit baru yang sekiranya bisa aku terapkan. Ada trit baru tentang AdSense langsung di praktekin. Besok ketemu trit bagus lagi tentang Amazon langsung dipraktekin. Besoknya lagi ketemu trit tentang Agoda, dipraktekin dan masih banyak lainnya. Itu praktek ya cuman praktek doang, belum ada yang bener-bener diseriusin.

Karna nggak fokus itulah akhirnya waktu sekitar 5 bulan hasilnya ya zonk doang :)) . Karna sudah merasa semua yang dipraktekin nggak ada yang membuahkan, hampir saja aku menyerah dan mau banting setir mencari pekerjaan lain. Disaat-saat hampir putus asa itu, aku memberanikan diri untuk menyapa seorang mastah yang menurutku familiar dengan nubi yaitu Rakean (Rakean-id). Aku bilang ke beliau dengan kondisiku saat itu dan minta ke beliau untuk dikasih pekerjaan, dan mungkin karna kasihan beliau mengabulkan permintaanku. Aku disuruh untuk berangkat ke Jakarta.

Ah udah capek ngetik :)) . Besok dilanjutin lagi ya ceritanya… Tungguin aja cerita From Zero to Hero part II besok. Pegel nih ngetik :))

4 Responses to “From zero to hero”
  1. Syera Syailendra says:
  2. trexy says:
  3. moza says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE