Wanita Suka, Alloh Tidak!!

muslimah

Apa kabar saudaraku sekalian?, muslimah cantik di manapun anda berada. Akhirnya kembali saya di berikan kesempatan untuk kembali share informasi tentang bagaimana menjadi muslimah sejati, yang akan kita bahas kali ini adalah hal-hal yang kita suka tapi Alloh tidak suka. Agak berat juga nulis kayak gini sebenarnya, karena saya sendiri juga kerap melakkan hal-hal yang dilarang itu.hehe
Yah,,mudah-mudahan aja dengan saling mengingatkan kita bisa pelan-pelan mengurangi kebiasaan buruk yang ternyata merugikan ini.

  1. Tidak berjilbab

Seperti tulisan yang sudah saya posting kemarin, beberapa kali membahas tentang wanita muslimah wajib berjilbab. Di sini saya bukan mau mengulang pembahasan yang kemarin, sedikit saja mengingatkan tentang perintah berjilbab yang sangat populer yaitu dalam surat Al-Ahzab ayat 59:

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu, dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  1. Memakai minyak wangi saat bepergian

Sebagian besar wanita pasti ingin nampak cantik dan wangi di berbagai acara yang di situ berkumpul banyak orang, apalagi jika ada lawan jenis juga. Tidak mungkin mereka akan berpakaian biasa layaknya saat berada di rumah, pasti mereka akan mengenakan pakaian indah, berdandan, juga memakai wangi-wangian. Islam bukan melarang wanita memakai wangi-wangian, yang di tekankan adalah supaya tidak berlebihan. Seperti dalam Hadits Rosul berikut: “Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.”

Lalu wewangian seperti apa yang dibolekan? Wewangian yang baunya samar, tidak sampai menyengat di hidung, terutama hidung para pria.

“Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi tampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.” 

  1. Menggunjing orang lain (menggosip)

Nah ini nih, ini yang saya sendiri betul-betul masih berat meninggalkan, entah kenapa ketika saya dengan teman-teman wanita berkumpul tidak seru rasanya bila tidak membicarakan orang lain.hehe
Ketika di kasih tau nggosip itu dosa, saya juga sering berdalih “saya gak nggosip, saya membicarakan kebenaran yang memang terjadi”.
kayak gini kalau ketemu kakak sepupu yang di pondok, bisa di ceramahin dua hari gak berhenti-berhenti, biarpun yang di omongin benar, ngomongin orang lain atau dalam bahasa arab ghibbah tetap saja haram hukumnya. Biarpun memang kenyataan, ngomongin aja dosa, apalagi kalau sampai yang di omongin salah bisa jadi fitnah tambah gede lagi dosanya.

Rosul pernah juga menjelaskan ini kepada para sahabat jika memang apa yang engkau ceritakan tersebut ada pada dirinya itulah yang namanya ghibah, namun jika tak berarti engkau telah berdusta atas namanya (fitnah).”

Yang serem firman Alloh yang ini nih Janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang telah mati? Tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

  1. Kufur kepada suami

Ini juga perlu diperhatikan, meskipun kita masih belum berkeluarga perlu diketahui bahwasannya wanita, ketika belum menikah prioritas adalah orang tua, tetapi setelah menikah prioritas adalah suami. Intinya ketika kita sudah menikah, perintah suami lebih penting dari orang tua, tapi bukan berarti kita tidak peduli pada orang tua, hanya saja suami yang diutamakan.
Biar aman, jangan sampai kita menyakiti orang tua dan menyakiti suami kelak nanti. Keduanya harus di perlakukan dengan baik, hormat, bakti sebakti-baktinya. Serem kalau dengar cerita Rosul tentang neraka yang sebagian besar penghuninya adalah wanita.

“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Kenapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.”

  1. Mencukur (merapikan) alis untuk kecantikan

Ini yang belakangan ini lagi booming, merapikan alis. Gak berani ngomong panjang lebar kalau tentang ini.hehe
Jadi langsung aku kasih aja Hadits Shohih periwayat Abu Daud bahwasannya Rosul tidak membolehkan mencukur alis.

“Allah melaknat perempuan-perempuan yang mencukur alis dan perempuan-perempuan yang minta dicukur alisnya.”

Mudah-mudahan yang sedikit ini bermanfaat, saya senang membahas sesuatu dengan cara yang ringan tapi mudah dipahami. Makin senang lagi kalau ada yang ngasih saran, memperbaiki tulisan, atau mengkritik juga tidak apa-apa.hehe
Insya’Alloh ketemu lagi besok dengan pembahasan tentang bulan Romadlon yang tinggal menghitung hari lagi kita lalui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE