Mengapa Kita Harus Berjilbab?

Muslimah

Beberapa muslimah muda di tengah-tengah kita terkadang masih merasa ragu untuk menutup aurat di bagian rambut alias berjilbab.Beberapa alasan yang mereka lontarkan memang secara logika bisa di terima, rata-rata mereka selalu bersikeras untuk mempertahankan pendapat mereka tentang penundaan memakai jilbab. Saya sendiri bahkan pernah secara langsung berdiskusi dengan seorang teman yang masih enggan untuk berjilbab. Ini dialognya udah kayak skenario drama. .hehe

Saya : Apa yang membuatmu belum mau berjilbab?
Teman : Mungkin masih belum dapat hidayah. .
Saya : Hidayah tidak datang kepada orang yang berpaku tangan, seperti rezeki yang tidak datang kepada orang yang diam dan tidak berusaha untuk bekerja.
Teman : Aku masih belajar menata hati, mungkin aku awali dulu dengan menjilbabi hati, baru nanti berjilbab secara fisik.
Saya : Dalam Islam kewajiban seorang muslimah itu menutup aurat, menjilbabi rambut. Tidak ada perintah untuk menjilbabi hati.
Teman : Setidaknya aku bisa memulainya pelan-pelan.
Saya : Zaman tidak berjalan dengan pelan, lihat saja diri kita. Bukankah baru kemarin kita merasa masih bersekolah di SD dan tanpa terasa sekarang kita sudah menuju dewasa.
Teman : Aku punya dua teman, si ‘A’, dia berjilbab tapi sering bikin jengkel orang lain dengan tingkahnya yang tidak disukai banyak orang. Sedangkan ada si ‘B’ yang tidak berjilbab tapi begitu ramah dan kehadirannya menyenangkan semua orang. Apa yang kau pikirkan tentang itu?
Saya : (Mulai berpikir dengan pertanyaan ini, karena dua karakter yang di ceritakan temanku ada di sekitarku juga)
Teman : Kenapa diam? Tidak menemukan jawaban yang tepat? (sambil tersenyum kecut, aku ikut senyum sambil terus berfikir jawaban apa yang pantas untuk pertanyaan itu)
Saya : Apa menurutmu orang Islam yang melaksanakan sholat itu semuanya baik?
Teman : Ada yang baik, ada juga tetanggaku bro ibu-ibu. Suka pengajian tapi senang menggosip juga. (sambil tersenyum)
Saya : Pada intinya, kita berpendapat bahwa tidak semua dari mereka yang baik. Ada juga yang menurut penglihatan kita kurang baik, lepas dari bagaimana penilaian Alloh terhadap mereka.
Teman : Hubungannya sama jilbab?
Saya : Kita sebagai muslimah di wajibkan untuk berjilbab seperti Alloh mewajibkan kita melaksanakan sholat, tidak ada yang bisa mengelak itu dengan alasan apapun. Baik buruk perbuatan kita sebagai manusia tidak ada hubungannya dengan jilbab yang kita genakan. Kita berjilbab untuk melaksanakan perintah, bukan untuk diharuskan berbuat baik.
Teman : (Berfikir keras mempertahankan pendapatnya) Bayangkan jika aku berjilbab, aku gak akan bisa bebas. Salah sedikit saja pasti akan jadi bahan omongan, aku juga akan terlihat aneh.
Saya : Dengan kau merasa tidak bebas, bukankah itu justru melindungi dirimu sendiri dari keinginan untuk melakukan perbuatan yang tidak baik?
Teman : (Tersenyum) Ada gak jilbab yang gak bikin gerah? Kalo ada, aku mau deh pake’ jilbab.
Saya : Lebih gerah kalo kita di pake’in kain kafan trus di masukin ke dalam tanah. Hehehe
Gini bro, buat apa sih orang naik motor musti pake’ helm? Padahal pake’ helm bikin kepala jadi pusing, aku aja suka males pake’ helm gara-gara bikin pusing. Tapi tetap aku pake’ buat jaga-jaga, persiapan aja misalkan jatuh supaya gak terlalu parah, apalagi di bagian kepala.
sama seperti jilbab, pake’ jilbab juga panas, gerah, gak enak. Tapi kita musti tetap pake’, buat jaga-jaga, persiapan untuk keselamatan kehidupan kita di akhirat.
Teman : (Mengangguk-angguk) oke oke aku kalah, kamu yang menang.
Saya : Kalo kamu belum pakai jilbab aku masih kalah, kalah sama setan yang terus menghalangi niat baikmu itu.. .(tersenyum).

Mudah-mudahan percakapan kecil ini mampu menggugah hati para muslimah yang saat ini masih belum mau berjilbab, tunggu postingan saya selanjutnya tentang perbedaan jilbab dan hijab. Karena akhir-akhir ini banyak public figure (artis) perempuan yang tergugah untuk berhijab. Menurut anda apakah jilbab dan hijab memiliki pengertian yang sama? Saya tunggu pendapat anda. . .hehe

One Response to “Mengapa Kita Harus Berjilbab?”
  1. arip says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE