Masih Jelaskah Mata Ini Memandang Wajahmu II

Aku hanya berfikir sejenak dan aku jawab.

“Ya mbak.Saya usahakan bisa dan tolong urus semua perjalanan saya dan beri saya waktu satu bulan untuk menyelesaikanya.”

“Baik. Mbak’terimakasih atas kerjasamanya mohon mbak tunggu besok.”

Pagi tiada terasa berjumpa lagi akhirnya aku berangkat ke bali ketempat dimana aku harus menemukan inspirasi dan akupun mendesainya.Sesampainya disana aku melihat pemandangan pantai yang sungguh menakjubkan.

Ada beberpa hal yang aku ambil dari pemandangan diantaranya kuasa TUHAN dan lain sebagainya.Hari-demi hari terlewatkan dengan menggoreskan tintahitamku di sebuah lembaran yang sedikit demi sedikit akhirnya aku selesai membuatnya.

Dan malam tiba aku harus segera pulang dan memberikan hasil kerjaku ini pada klien terbaiku.Akhirnya sampailah aku di kota kelahiranku Jakarta.
Aku langsung memberi kabar dan megirimkan pesan lewat twiter

“Mbak!!

“Pesananya sudah saya selesaikan dan mohon besok diambil dan dicek mungkin,ada yang kurang bagus atau bagaimana akan saya revew.”

Keesokan harinya beliau datang dan mengambil pesananya sempata aku melihat apapun didekatku kabur entah karena penyakitku ini atau memang kecapekan aku tidak tau.

“Gubrak!!!!!!!!

“Mbak!!

“MbakKKKK!!!!

Tak sadar aku ternyata pingsan dan aku sudah terbaring di rumah sakit.

Sesaat aku membuka mata sakit sekali tapi walaupun aku berusaha membuka mata Tapi, aku tidak bisa melihat apa- apa Ya Tuhan apa yang terjadi padaku saat ini.

“Mbak!! Mbak, maafkan saya karna mbak kecapekan dan ahirnya mbak jadi seperti ini.Saya sudah membaca cerpen yang mbak buat dan sungguh bagus sekali sehingga saya memutuskan untuk mencetak dan menjadikan sebuah buku.”

“Kata dokter mbk terkena kanker stadium 4 saya hanya bisa mendoakan semoga keajaiban datang dan membawa kesembuhan untuk mbak.”

Aku kaget atas apa yang diucapkan oleh klienku tapi aku tidak kaget mendengar aku terkena kanker stadium 4.Namun mengapa ketika aku tetap bersyukur dalam keadaan seperti ini.

Selang beberpa minggu aku hanya berbaring dan tak enak rasa badan ini.Dan akhirnya Datang seorang wanita yang hanya aku bisa dengar suaranya aku hafal siapa itu.IBU ibuku datang menjengukku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE