Ikhlas dan suaktu kesempatan

aku

IKHLAS

Sebatas mana pemahaman tentang ikhlas yang selalu kalian teriakkan ketika harus berserah pasrah dan mengaku sabar ..
Ketika harus berdiam diri tak tau apapun tentang siapapun dan hanya mendengar cerita
Ketika harus mencari sesuatu yg tersembunyi mzki sbenarnya tampak di depan mata
Ketika harus melihat sebuah kesenangan lebih diutamakan dari sbuah kebersamaan
Ketika harus diam melihat mereka mengusik ketenangan mzki dapat mengeruhkan suasana
Ketika harus diam melihat kelicikan meraja meski dapat melakukan hal yang sama
Ketika harus menerima tuduhan tanpa suatu pembelaan dan juga sidang peradilannya
Ketika harus membaca cerita dari sebuah dosa tak mendapatkan pengampunannya
Ketika harus menerima vonis tanpa sebuah pembuktian nyata
Ketika harus terus selalu terusir dari sebuah murka yang meraja
Seperti itukah IKHLAS

 

Dengan keikhlasan kita yang benar-benar tulus innsallah akan membuahkan hasil karena buah dari kesabaran itu sudah di depan mata,tinggal bagaimana kita memahami “Suaktu kesempatan” yang mungkin hanya sekali kita jumpai.

Screenshot_3

Suaktu Kesempatan

Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya.
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN.
Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya.
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN…
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita..
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna. Dengan cara yang Sempurna.
Mari BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang Belum SEMPURNA dengan cara yang SEMPURNA.
Karena pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan.
Takdir yang mempertemukan. Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-Nya .

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE