BINTANG ,ANGGREKKU DAN IBU

BINTANG ,ANGGREKKU DAN IBU 

Jika kita menulisa sebuah karangan baik puisi atau apapun maka cermati dan fahami sekilas seperti puisi dibawah ini:

BINTANG

Tiada hari tanpa melihatmu

Setiap waktu kusebut namamu

Bintang……..

Walau terkadang aku hanya bisa memandang

Pesonamu bintang

 

Tetaplah bersinar ditempatmu

Selalu bersinar disetiap waktu

Meski engkau takpernah ada dikala senja

Namun……..

Engkau akan selalu terjaga

 

Anggrekku

Anggrekku yang kucinta

Dimanakah engkau berada

Mungkinkah aku bisa menemukanmu

Walau terhalang jarak dan waktu

 

Entah sampai kapan aku bisa menemukanmu

Ketika engkau berada didekatku

Entah terpancar pesonamu

 

 

Yang takpernah hilang

Dan takakan pernah terkikis

Oleh waktu

Kuharap kau selalu mereka

 

 

IBU

Selama engkau ada

Selama itu juga aku terjaga

Engkau hanya memberi dan terus memberi

Bak matahari selalu menyinari bumi

 

 

Sekarang engkau telah tiada

Tak mungkin lagi akan kembali

Hanya satu harapan hatiku

Tetaplah tesenyum untukku

Begitulah puisi yang bisa dibaca pada episod ini seringkali jika kita membaca puisi jika penuh penghayatan maka akan merasakan arti dari puisi.Sedangkan jika hanya dibaca sekilas saja tanpa memahami menghayati atau hanya sekedar membaca saja maka takkan ada arti yang bisa diperoleh dari sebuah puisi .

Sama halnya kita mengucapkan sebuah syair,pantun dan sajak yang dibuat olehbeberapa penghasil karya yang skarang hasil karyanya membahana dan dicetak dalam sebuah buku.Oleh sebab itu bacalah sebuah puisis apapun itu dengan sebuah penghayatan, dan merasakan apa yang sedang dirasakan pada sebuah puisi yang sedang dibaca sehingga kita tahu makna sebenarnya seperti puisi diatas tadi ialah puisi pertama: menceritakan tentang sebuah keingintahuan tentang binatnag yang tak mungkin ia gapai dan hanya bisa ia lihat saja.Sedangkan puisi yang selanjtnya bermakna kehilangan seseorang yang sangat disukai yang terealisasikan dalam bentuk bunga anggrek sehingga terkadang makna yang sebenarnya diganti dengan sebuah kata bunga atau lain sebagainya.Sedangkan puisi yang terakhir bermaknakan tentang Pengabdian seorang anak yang tak dapat membalaskan jasa-jasa seorang ibu yang penuh memberi ksih sayang dan tak mungkin membalasnya dan takakn pernah bisa meski dengan apapaun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE